Dankodiklatad Bekali Taruna Akmil Tingkat III Hadapi Tantangan Kepemimpinan Militer di Era Digital

0
IMG-20260708-WA0009

MAGELANG – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letnan Jenderal TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., memberikan pembekalan kepada Taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat III Tahun Pendidikan 2025/2026 di Gedung Moch. Liliy Rochli, Akademi Militer Magelang, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pendidikan Taruna Akmil Tingkat III yang dihadiri jajaran pimpinan Kodiklatad dan Akademi Militer, di antaranya Direktur Pendidikan Kodiklatad, Direktur Pendidikan Akmil, Direktur Pengkajian dan Pengembangan Akmil, Danyon Dewasa, serta pengasuh taruna mancanegara dari Australia.

Dalam pembekalannya, Letjen TNI Mohamad Hasan menekankan bahwa calon perwira TNI Angkatan Darat harus mampu membangun digital mindset sebagai bekal menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga pelaksanaan operasi militer di era modern.

Dankodiklatad menegaskan bahwa seorang pemimpin militer tidak hanya dituntut menguasai taktik dan strategi, tetapi juga mampu berpikir kritis, adaptif, inovatif, serta memiliki integritas tinggi dalam memanfaatkan teknologi digital. Kemampuan menyaring informasi yang valid, mengantisipasi disinformasi, dan mengambil keputusan secara cepat menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki setiap calon perwira.

Selain itu, para taruna juga diingatkan agar memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijaksana tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keprajuritan. Digitalisasi harus menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, efektivitas kepemimpinan, serta mendukung pelaksanaan tugas TNI AD dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembekalan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan bagi Taruna Akmil Tingkat III sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Dengan bekal wawasan kepemimpinan di era digital, para taruna diharapkan mampu menjadi generasi perwira TNI AD yang profesional, tangguh, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan peperangan modern dan perkembangan teknologi di masa depan.

Dankodiklatad juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan memadukan karakter keprajuritan yang kuat dan kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital, para calon perwira diharapkan mampu membawa TNI Angkatan Darat semakin profesional, modern, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *