Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Lanud Halim, Pengawalan Jet Tempur Warnai Kunjungan Kenegaraan

0
IMG-20260707-WA0070

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026), dalam rangka kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Indonesia. Penyambutan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan diplomatik dan kemitraan strategis antara Indonesia dan India yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade.

Sebagai bentuk penghormatan kepada kepala pemerintahan negara sahabat, pesawat kepresidenan yang membawa PM Narendra Modi mendapatkan pengawalan khusus dari lima pesawat tempur TNI Angkatan Udara, terdiri atas tiga unit F-16 Fighting Falcon dan dua unit Sukhoi, sejak memasuki wilayah udara Indonesia hingga mendarat dengan aman di Lanud Halim Perdanakusuma.

Setelah pesawat berhenti di apron, Presiden Prabowo menyambut langsung PM Modi di kaki tangga pesawat. Kedua pemimpin kemudian berjalan bersama menuju mimbar kehormatan untuk meninjau pasukan jajar kehormatan TNI. Prosesi kenegaraan tersebut turut diiringi dentuman enam meriam salvo sebagai penghormatan militer, disertai penampilan tarian tradisional Nusantara yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam penyambutan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta jajaran perwakilan diplomatik India untuk Indonesia dan ASEAN.

Kunjungan PM Narendra Modi menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia–India. Selama berada di Jakarta, kedua pemimpin dijadwalkan melaksanakan upacara kenegaraan di Istana Merdeka, menggelar pertemuan bilateral, serta menyaksikan penandatanganan berbagai dokumen kerja sama strategis di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, keamanan maritim, energi, teknologi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan.

Hubungan Indonesia dan India sendiri telah berlangsung sejak tahun 1951 dan terus berkembang menjadi kemitraan strategis yang saling menguntungkan. Sebagai dua negara demokrasi terbesar di kawasan Asia, Indonesia dan India memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik, memperkuat kerja sama ekonomi, serta mendorong pembangunan berkelanjutan.

Kunjungan kenegaraan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka peluang investasi, perdagangan, dan kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor strategis. Momentum tersebut juga mencerminkan semakin meningkatnya posisi Indonesia sebagai mitra penting di kawasan maupun di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *