Kendaraan di Kota Jambi Tembus 1 Juta Unit, Melampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Publik Jadi Solusi

0
IMG-20260711-WA0012

Jumlah kendaraan bermotor di Kota Jambi terus mengalami peningkatan hingga mencapai angka fantastis. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah kendaraan di Kota Jambi pada tahun 2025 tercatat mencapai 1.016.462 unit.

Angka tersebut bahkan telah melampaui jumlah penduduk Kota Jambi yang diperkirakan berada di atas 650 ribu jiwa. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena pertumbuhan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan berpotensi meningkatkan ancaman kemacetan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, menyebut persoalan transportasi menjadi salah satu tantangan besar yang harus segera dicarikan solusi melalui penguatan transportasi publik dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Jumlah Kendaraan Jambi Terus Mengalami Lonjakan

Berdasarkan publikasi “Provinsi Jambi Dalam Angka 2026”, jumlah kendaraan bermotor di Kota Jambi mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2023 jumlah kendaraan tercatat sebanyak 960.814 unit, kemudian meningkat menjadi 1.006.099 unit pada 2024, dan kembali bertambah menjadi 1.016.462 unit pada 2025.

Dalam kurun waktu dua tahun, terjadi penambahan sekitar 55.648 kendaraan.

Dari total kendaraan tersebut, sepeda motor masih mendominasi dengan jumlah sekitar 800.699 unit atau hampir 79 persen dari keseluruhan kendaraan. Sementara itu, mobil penumpang mencapai 128.366 unit, kendaraan angkutan barang 73.430 unit, dan bus sebanyak 13.318 unit.

Transportasi Publik dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Pertumbuhan kendaraan yang sangat cepat menjadi tantangan karena tidak diiringi dengan peningkatan kapasitas jalan yang memadai.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pemerintah harus mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik sebagai salah satu solusi mengurangi kepadatan lalu lintas.

“Pertumbuhan kendaraan tidak berimbang dengan ruas jalan. Karena itu, transportasi publik harus terus didorong,” ujarnya.

Selain pengembangan transportasi umum, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian pemerintah, termasuk percepatan pembangunan flyover di sejumlah titik rawan kemacetan.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Flyover Paal 10 yang direncanakan menjadi akses penting di pintu masuk Kota Jambi. Proyek tersebut masih dalam tahap persiapan dan diperkirakan pembangunan fisik dapat dilakukan paling cepat pada 2028.

Sementara itu, pembangunan flyover kawasan Grand Hotel-Tugu Juang (Simpang Mayang) direncanakan menggunakan APBD Provinsi Jambi dengan estimasi anggaran sekitar Rp190 miliar.

Kota Jambi Mulai Kembangkan Transportasi Listrik

Pemerintah Kota Jambi juga mulai menghadirkan transportasi umum berbasis energi listrik.

Saat ini telah beroperasi enam armada transportasi listrik, terdiri dari tiga unit bus listrik Trans Bahagia dan tiga unit angkot listrik sebagai kendaraan pengumpan (feeder).

Layanan tersebut masih diberikan secara gratis kepada masyarakat karena mendapatkan dukungan subsidi pemerintah.

Namun, untuk memberikan dampak lebih besar dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, jumlah armada transportasi publik masih perlu terus ditambah.

Tantangan Kota Jambi di Tengah Pertumbuhan Kendaraan

Peningkatan jumlah kendaraan memang memberikan dampak positif terhadap penerimaan daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor.

Namun, pemerintah daerah tidak ingin pertumbuhan kendaraan hanya menjadi indikator peningkatan ekonomi tanpa diimbangi sistem transportasi yang baik.

Ke depan, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan penyediaan transportasi publik menjadi kunci agar Kota Jambi tetap nyaman bagi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Jambi diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi serta menghadirkan solusi jangka panjang menghadapi kemacetan.

Dengan perencanaan yang tepat, Kota Jambi diharapkan mampu menghadapi tantangan urbanisasi dan menciptakan sistem transportasi yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *